Aplikasi

9 Juta Perangkat Android Di Laporkan Telah Terinfeksi Malware

2019 Keamanan Android Melemah ?

Baru baru ini adroid di ejutkan dengan Sejumlah 9 juta perangkat Android dilaporkan telah terinfeksi malware. sesuatu yang sebenarnya cukup  kurang masuk akal jika di banding keamanan yang di janji janjikan pihak google, Dan yang lebih Anehnya lagi, malware yang ada di android ini, tak bisa di pungkiri lagi, bisa melewati filter keamanan Google Play Store. Meskipun saat ini Google telah menghapus setidaknya 85 aplikasi yang teridentifikasi sebagai penyebar. namun kemungkinan masih akan banyak lagi aplikasi lain yang sebenarnya juga megandung malwere, yang lolos dari filter,

source : android

Hal ini sebenarnya bukan masalah yang bikin kaget, menginagt pasti adanya bug pada setiap program, dan ada pula para pihak jenius yang mampu membobol segi keamanana yang google berikan. nah kembali lagi ke pembahasan, Aplikasi yang di identifikasi mengandung malwere tersebut, diantaranya berkaitan dengan TV, pemutar video dan remote control, dimana secara konsisten menampilkan iklan layar penuh sampai habis. yang akan membuat Pengembang aplikasi tersebut tentu akan mendapatkan keuntungan dari situ.

source: youtube

Sebenarnya dalam dunia periklanan hal tersebut bisa saja terbilang gak masalah, namun karena media yang di gunakan ini berupa aplikasi milik google yaitu android, maka regulasi dan peraturan harunya tidak di langgar dengan sistem hack macam iklan ini, hanya demi meraih keuntungan sepihak.

Menurut catatan narasuber. sejumlah 85 aplikasi yang dihapus termasuk “Easy Universal TV Remote”, yang memiliki banyak ulasan negatif tetapi berhasil menghindari filter keamanan Google. untuk Easy Universal TV Remote Sepintas aplikasi ini memang terlihat tidak berbahaya. namun siapa sangka aplikasi ini memiliki mnalwere di dalam programnya.

source: youtube

Nah itulah sedikit pembahasan tentang  9 Juta Perangkat Android Di Laporkan Telah Terinfeksi Malware versi crazytechblog.com, semoga rtikel ini bermanfaat dan apakah kalian pernah mendapati kasus seperti di atas.

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close

Adblock Terdeteksi

Matikan Ad Blocker anda untuk melanjutkan membaca