Website

Memperbaiki Error 500 dan Error 502 Bad Gateway Pada WordPress

Error 500 dan 502 Bad Gateway Penyebab dan Cara Mengatasinya

Error 500 dan 502 bisa terjadi pada situs WordPress Anda, dan error tersebut bisa agak sulit dibenahi, karena ada beberapa hal yang mungkin terkait dengan hal hal tersebut. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi error 500 dan Error 502 Bad Gateway pada Web WordPress anda.

Apa penyebab terjadinya error 500 dan error 502 bad gateway?

Penting untuk diperhatikan bahwa Error tersebut bukan error dari wordpressnya: Error 500 dapat terjadi di setiap situs web, dengan berbagai kemungkinan yang terjadi. Error tersebut seringkali membuat bingung dan banyak hal yang perlu dicoba untuk mengatasinya , karena error itu sendiri tidak memberikan petunjuk apa penyebab terjadinya error.

Pada website yang menggunakan WordPress engine, penyebab error tersebut sebagian besar terjadi di direktori root, atau karena masalah pada hosting.

Memperbaiki Error 500

  • Memperbaiki file .htaccess

  • .htaccess adalah file konfigurasi untuk digunakan pada server web yang menjalankan software Apache Web Server. File tersebut berisi berbagai aturan terkait konfigurasi situs web Anda, seperti struktur permalink dan lain sebagainya. Sebagian besar error 500 disebabkan oleh file .htaccess yang korup , Anda harus selalu mulai mencoba memperbaikinya dari sini jika error tersebut muncul pada website Anda.

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengganti nama file .htaccess Anda saat ini. Gunakan FTP untuk mengakses server web Anda dan arahkan ke direktori root situs web Anda. Ubah nama file .htaccess menjadi, misalnya .htaccess.old. Kemudian , cukup masuk ke dashboard WordPress Anda, masuk ke menu Settings, dan pilih Permalink. Setting permalink sesuai dengan permalink keinginan Anda klik Save Changes. Ini akan menggenerate ulang file .htaccess yang baru, dan situs Anda akan dapat diakses kembali jika penyebab error 500 adalah file .htaccess yang rusak.

  • Meningkatkan memory limit

  • Penyebab umum lain dari error 500 adalah ketika skrip meminta lebih banyak memori daripada yang dialokasikan oleh server. Ini dapat terjadi saat menggunakan plugin atau tema yang tidak di coding dengan baik.

    Perbaikan cepat untuk mengatasi masalah ini adalah dengan meningkatkan memori limit server. Untuk melakukannya, gunakan FTP untuk mengakses server web Anda dan arahkan ke direktori root situs web Anda. Buka file wp-config.php dan tambahkan kode berikut:
    define (‘WP_MEMORY_LIMIT’, ‘128M’);
    Karena masalah umumnya dikarenakan script yang tidak dikoding dengan baik, maka pemecahan masalah yang paling baik untuk jangka panjang adalah menemukan bagian yang rusak kemudian memperbaikinya.

  • Menonaktifkan Plugin

  • Jika solusi di atas tidak berfungsi, menonaktifkan plugin dapat menjadi cara untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya error. Jika error tersebut muncul setelah anda memasang sebuah plugin, sebaiknya nonaktifkan plugin tersebut.

    Jika sebelumnya Anda tidak menginstall plugin baru, masih perlu dicoba untuk menonaktifkan semua plugin Anda. Untuk melakukannya, Anda cukup mengganti nama direktori plugins (di dalam direktori wp-content pada web server anda) misalnya menjadi plugin.deactivated.

  • Upload ulang File Core WordPress

  • Jika semuanya cara diatas sudah dilakukan dan error 500 masih muncul, maka Anda mungkin perlu upload ulang file core WordPress untuk mengatasi error 500 ini. Yang perlu Anda lakukan adalah mengunduh file WordPress baru, lalu upload direktori wp-admin dan wp-includes di root server situs Anda.

    Hati-hati jangan mengupload direktori wp-content, karena ini akan menghapus semua theme dan plugin Anda.

Memperbaiki Error 502 Bad Gateway

Error 502 Bad Gateway adalah kode status HTTP yang berarti bahwa satu server di internet telah menerima respons tidak valid dari server lain. Penyebab Error 502 ini seringkali karena masalah antara server online yang tidak dapat Anda kendalikan. Namun, dapat juga terjadi bahwa tidak ada masalah yang terjadi tetapi browser Anda menganggap ada masalah yang terjadi. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi atau memperbaiki Error 502 Bad Gateway :

  • Periksa apakah situs mengalami down secara Global

  • Karena browser anda mungkin bisa salah ketika muncul error 502 bad gateway pada website yang anda akses. Maka hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah masalah tersebut bersifat global, atau hanya anda saja yang mengalaminya.

    Down For Everyone Or Just Me adalah tools yang cukup membantu memeriksa secara instan apakah situs web Anda masih dapat diakses oleh orang lain atau tidak.

  • Menghapus cache

  • Apabila setelah anda mengecek situs anda dan ternyata secara keseluruhan situs anda tidak mengalami masalah dan hanya anda saja yang mengalami error tersebut. Anda perlu melihat dokumentasi browser Anda tentang cara menghapus cache Anda dan silahkan hapus cache browser anda.

    Tips :Menekan tombol Ctrl + F5 secara bersamaan dapat otomatis merefressh cache halaman.

  • Nonaktifkan sementara CDN Anda

  • Jika masalah bukan pada cache browser anda, Ada kemungkinan error disebabkan oleh adanya masalah pada CDN (Content Delivery Network). Untuk mengatasinya anda dapat menonaktifkan CDN Anda untuk sementara. Hal yang sama berlaku untuk WP Rocket atau plugin yang menghubungkan Anda ke CDN Anda.

  • Masalah DNS?

  • Masalah DNS, seperti nama domain belum selesai propagasi ke IP yang baru, juga dapat menyebabkan error 502 bad gateway. Jika Anda baru saja memigrasikan situs WordPress Anda ke hosting yang baru, diperlukan waktu hingga 24 jam untuk propagasi DNS. Hubungi host dan / atau dukungan teknis nama domain Anda untuk mendapatkan bantuan.

Beberapa cara diatas biasanya dapat menjadi solusi apabila terjadi error 500 dan 502 pada website Anda. Anda harus mencobanya satu persatu untuk dapat mengatasi masalah error tersebut.

Tags

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close

Adblock Terdeteksi

Matikan Ad Blocker anda untuk melanjutkan membaca